Menghidupkan Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadhan

Bersumber dari Aisyah Radhiyallahu Anha: “Sesungguhnya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam setiap kali memulai masuk sepuluh hari, beliau menghidupkan seluruh malam, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan kain.” (HR.Ahmad, Al-Bukhari, Muslim, dan Al-Baihaqi)
Yang dimaksud dengan sepuluh hari disini ialah, sepuluh hari yang terakhir dari bulan Ramadhan. Dan yang dimaksud dengan mengencangkan kain ialah, bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada Allah.
I’tikaf merupakan salah satu cara untuk menghidupkan sepuluh hari bulan ramadhan dan hukumnya sunnat. Menurut bahasa, makna i’tikaf ialah: Berhenti atau menahan atas sesuatu yang baik maupun yang buruk. Sementara menurut syariat, i’tikaf artinya Berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah.
Orang yang melakukan i’tikaf dianjurkan untuk fokus beribadah kepada Allah seperti membaca Al-Qur’an, shalat, berdzikir, berdoa, memikirkan nikmat-niknat Allah. Seorang muslim seharusnya suka melakukan I’tikaf di masjid, supaya hatinya bergantung kepada rumah Allah, sehingga diharapkan ia termasuk orang-orang yang kelak pada Hari Kiamat akan dinaungi oleh Allah ketika tidak ada naungan sama sekali selain naungan-Nya.
“Masjid adalah rumah setiap orang yang bertakwa. Allah menjamin orang yang menjadikan masjid sebagai rumahnya dengan ketenangan, rahmat, dan keselamatan melewati jembatan neraka menuju keridhaan Allah dan surga.” (HR. Ath-Thabarani dalam Al-Kabir dan Al-Ausath).
Mulailah introspeksi diri kita, mendekat kepada Allah, lakukan i’tikaf hanya semata-mata untuk mengharap keridhaan Allah. Semoga di bulan Ramadhan ini kita bisa menjadi muslim yang lebih baik dari sebelumnya. Amin.

Kekuatan Zakat

Di dalam rukun Islam, zakat menempati peringkat ketiga, yakni setelah membaca dua kalimat syahadat dan shalat. Zakat hukumnya wajib berdasarkan Al-Qur’an, As-Sunnah, dan ijma’ atau kesepakatan umat Islam. Di dalam Al-Qur’an, zakat disebut-sebut secara langsung sesudah shalat dalam delapan puluh dua ayat. Ini menunjukkan betapa pentingnya zakat, sebagaimana shalat.

Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat.” (QS.Al-Muzzammil:20)

Arti zakat menurut bahasa ialah : suci atau bersih (tathiir) dan bertambah (al-namaa’). Sedangkan menurut istilah syara’ ialah : memberikan atau menyerahkan sejumlah harta tertentu kepada orang yang berhak dengan syarat-syarat tertentu.

Zakat itu memiliki banyak hikmah dan pengaruh-pengaruh positif. Itulah yang menjadi kekuatan zakat. Berikut ini merupakan hikmah dan faedah zakat :

1.      Membina dan mempererat tali persaudaraan sesama umat Islam

2.      Menghindarkan penumpukan harta perseorangan yang dikumpulkan atas penderitaan orang lain

3.      Mencegah jurang pemisah antara si miskin dan si kaya, yang dapat menimbulkan masalah dan kejahatan sosial

4.      Mengembangkan tanggung jawab perseorangan terhadap kepentingan masyarakat umum

5.      Mengimbangi ideologi kapitalis dan komunis

6.      Membantu, mengurangi dan mengangkat kaum fakir miskin dari kesulitan hidup dan pendapatan mereka

Dari sini dapat kita mengerti bahwa dengan zakat tersebut Allah ta’ala akan menutupi beberapa celah persoalan yang ada dalam masyarakat Islam. Selain itu zakat juga berfaedah :

          Bagi harta yang dikeluarkan zakatnya, bisa menjadikannya bersih, berkembang penuh dengan berkah, terjaga dari berbagai bencana, dan dilindungi oleh Allah dari kerusakan, keterlantaran, dan kesia-siaan.

          Bagi orang yang mengeluarkannya, Allah akan mengampuni dosanya, mengangkat derajatnya, memperbanyak kebajikan-kebajikannya, dan menyembuhkannya dari sifat kikir, rakus, egois, dan kapitalis

Bisa kita bayangkan bila satu orang berzakat sebesar Rp10.000 sebulan, berapa jumlah yang bisa terkumpul dalam setahun, 5 tahun, 10 tahun, bagaimana jika yang berzakat ada 10 orang atau 1000 orang atau mungkin 1 juta orang, 100 juta warga negara Indonesia? Subhanallah….

Introspeksilah diri kita, karena paling baik suatu amalan adalah mulai dari diri kita sendiri. Sudahkah kita menunaikan zakat? Sudahkah kita ikhlas dalam berzakat? Alangkah indahnya suatu amalan bila diiringi dengan keikhlasan….

Alangkah manisnya ibadah kita bila disekitar kita tidak ada yang menahan lapar dan lepas dari kesulitan hidup sehingga mereka bisa tersenyum bahagia…Wallahu a’lam

Sebuah introspeksi diri dan wacana fatwa MUI tentang haram rokok

Mengkritisi sebuah siaran infotainment di salah satu televisi swasta tentang sebuah wacana fatwa MUI mengenai haramnya rokok bagi yang berusia 18 tahun ke bawah, membuat banyak orang yang menanggapi secara pro dan kontra. Sebuah dilematis tersendiri dimana seakan-akan dosa itu mengenal usia.

Sebelumnya mari kita bersama-sama kembali mendalami tentang rokok dan hukumnya di dalam Islam.

Rokok dan kandungannya….

Berikut ini adalah gambar dari kandungan dalam rokok :

 

Sedangkan racun utama pada rokok dan asap rokok adalah :

          Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru

          Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini juga bersifat karsinogen dan dapat memicu kanker paru-paru

          Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen sehingga tubuh menjadi kekurangan oksigen. Padahal oksigen disini sangat diperlukan  dalam kehidupan sel tubuh manusia.

Perlu diperjelas disini bahwa yang dimaksud dengan zat adiktif itu sama dengan candu. Orang yang mengkonsumsi zat ini akan membuatnya ketagihan/kecanduan dan menambah dosis/jumlah yang dia butuhkan.

Nikotin berpengaruh terhadap kepuasan di otak yang menyebabkan perokok terangsang pada tingkatan awal. Nikotin meningkatkan dopamine yang berhubungan dengan pusat emosi di otak. Sehingga banyak perokok yang seakan-akan merasa tenang, mendapat inspirasi setelah merokok atau menghilangkan stress. Tapi perlu diingat disini bahwa nikotin juga menyebabkan peningkatan denyut jantung, kontriksi (pengecilan) pembuluh darah dan kenaikan tekanan darah, serta peningkatan kepekatan asam lemak dalam darah yang menyebabkan sumbatan pembuluh darah arteri.

Beredarnya rokok dengan kadar nikotin rendah di pasaran, tidaklah menyelesaikan permasalahan karena nikotin ini merupakan zat adiktif, sehingga untuk mengikuti kebutuhan akan zat adiktif ini, seorang perokok justru cenderung menghisap roko lebih dalam, lebih keras dan lebih lama.

Ada sebuah istilah bijak tentang rokok bahwa Tidak ada batas aman bagi perokok dan bagi orang yang terpapar asap rokok.

Tar  apabila masuk ke dalam tubuh akan diubah oleh hati menjadi epoksida yang sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan perubahan pada struktur DNA sehingga pertumbuhan sel menjadi tidak normal.

Vinyl chloride, benzo (a) pyrenes dan nitroso-nor-nicotine merupakan zat-zat karsinogen (pemicu kanker) yang terkandung dalam rokok. Survey dalam beberapa dekade menunjukkan bahwa satu-satunya penyebab mayoritas kanker paru-paru adalah asap rokok. Berikut ini adalah grafik-grafik dari berbagai penelitian menunjukkan korelasi positif dan sangat konsisten bahwa satu-satunya penyebab kanker paru-paru secara umum adalah konsumsi rokok (lihat file rokok21)

Kematian yang terjadi karena penyebaran kanker melalui peredaran darah sehingga posisi paru-paru menyebabkan kanker mudah menyebar ke seluruh tubuh.

Inilah data-data yang ada tentang rokok dan kandungannya.
Sekarang mari kita bersama-sama mendalami tentang hukumnya di dalam Islam

Berawal dari hadist :

“Setiap yang memabukkan itu adalah haram” H/R Muslim.

“Setiap sesuatu yang memabukkan maka bahan tersebut itu adalah haram”. H/R al-Bukhari, Muslim dan Abu Daud.

“Apa saja yang pada banyaknya memabukkan, maka pada sedikitnya juga adalah haram”. H/R Ahmad, Abu Daud dan Ibn Majah.

Rokok tidak dikenal dalam zaman Rasulullah, tidak seperti arak, tapi bukan berarti kita tidak menganalisis tentang kandungan rokok. Di atas telah diterangkan tentang nikotin dalam rokok yang merupakan zat adiktif/candu yang merupakan sejenis zat kimia yang memabukkan. Setiap yang memabukkan apabila dimakan, diminum, dihisap atau disuntik pada seseorang maka dikategorikan sebagai candu.

“Pasti akan berlaku di kalangan manusia-manusia dari umatku, meneguk (minum/hisap/sedut/suntik) arak kemudian mereka menamakannya dengan nama yang lain”. H/R Ahmad dan Abu Daud.

Memanglah rokok dan arak tidak sama pada ejaan dan rupanya, tetapi hukum dari kesan bahan yang memabukkan yang terkandung di dalam kedua-dua benda ini (rokok dan arak) tidak berbeda di segi syara karena kedua benda ini tetap mengandungi bahan yang memabukkan dan memberi kesan yang memabukkan kepada pengguna.

“Sesungguhnya syaitan termasuk hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran khamar/arak dan judi itu dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang. Apakah kamu tidak mau berhenti?”. Al Maidah:91.

Ada yang beranggapan bahwa rokok setaraf klasifikasinya dengan arak boleh dijadikan obat untuk mengurangi rasa tekanan jiwa, tekanan perasaan, kebosanan dan mengantuk. Sebenarnya rokok tidak pernah dibuktikan sebagai penawar atau dapat dikategorikan sebagi obat karena setiap benda haram apabila dibuktikan mengandung bahan memabukkan tidak akan menjadi obat, sebagaimana hadits Nabi s.a.w: “Telah berkata Ibn Masoud tentang benda yang memabukkan : Sesungguhnya Allah tidak akan menjadikan obat bagi kamu pada benda yang Ia telah haramkan kepada kamu”. H/R al-Bukhari.

“Sesungguhnya arak itu bukan obat tetapi penyakit”. H/R Muslim dan Turmizi.

Dari data-data diatas telah tampak jelas bahwa rokok beserta kandungannya tidak membawa efek positif  bagi umat manusia justru menjadi mudharat dan harus kita tinggalkan.

Apakah kamu tidak mau berhenti?”. Al Maidah:91.

Mari kita sama-sama introspeksi dan menilai secara obyektif tentang hukum rokok.

Apakah kita akan mendukung fatwa MUI tentang haramnya rokok bagi yang berusia 18 tahun ke bawah? Lalu bagaimana dengan perokok yang berusia di atas 18 tahun?

Apakah kita harus terus berdiam diri saat di samping kita atau di sekitar kita ada orang yang merokok? Apakah kita mau menjadi perokok pasif? Apakah kita mau dirugikan oleh orang lain yang jelas-jelas merugikan kesehatan kita?

Pro dan kontra terus mengalir diiringi kebijakan-kebijakan. Industri rokok yang terancam musnah diikuti dengan polemik adanya banyak pengangguran. Polemik yang dibuat oleh sebagian yang tidak bisa lepas dari candu rokok. Polemik yang dibuat oleh sebagian yang merasa terganggu oleh asap rokok. Polemik tentang….

Mari kita sama-sama berpikir dan tegas terhadap apa yang baik untuk kita dan lingkungan kita. Masih perlukah fatwa MUI bila kita sendiri sudah bisa menentukan tentang hukum rokok dan mengambil keputusan terbaik dalam kehidupan kita.

Allohu a’lam. 

 

 

PENGGUNAAN OBAT BEBAS PADA KEHAMILAN

Obat bebas adalah obat jadi yang dapat diperoleh secara bebas, tanpa resep dokter. Penggunaan obat bebas harus tepat, baik peruntukkannya (indikasi, jenis penyakit atau gangguan kesehatan yang diobati) maupun kondisi pasiennya agar dapat diperoleh efek yang diharapkan secara maksimal dan meminimalkan efek yang tidak diharapkan.            Penggunaan obat bebas pada wanita hamil harus memperhitungkan keberadaan obat di dalam tubuh janin karena beberapa jenis bahan aktif dalam obat bebas mudah diserap dan didistribusikan ke seluruh tubuh, termasuk janin di dalam kandungan. Keberadaan obat di dalam tubuh janin dapat menimbulkan efek yang merugikan pada janin dalam kandungan.

 OBAT NYERI

·        Paling aman untuk ibu hamil : Parasetamol atau acetaminophen. Efektif untuk nyeri yang tajam. Kerusakan pada hati akibat parasetamol hanya terjadi pada dosis besar (Katzung, 1998).

·        NSAIDs (Non steroidal anti-inflammatory drugs) : mefenamat, ketofenamat, indometasin, diklofenak, ibuprofen, ketoprofen, naproxen dan asetosal dapat menyebabkan efek samping lebih banyak daripada parasetamol, sebaiknya tidak digunakan pada wanita hamil apalagi tidak ada tanda radang atau inflamasi.

·        Asetosal atau aspirin jangan diberikan pada wanita hamil terutama hamil tua karena dapat menyebabkan ulkus lambung, nyeri ulu hati dan menghambat pembekuan darah sehingga perdarahan sukar berhenti yang akan membahayakan wanita hamil pada periode dekat dengan saat persalinan (Hauth et al.,1995; Katzung, 1998; Macones et al., 2001).

·        Indometasin biasanya diberikan pada wanita hamil untuk nyeri leiomioma degeneratif atau sebagai tokolitik. Efek samping : dapat menyebabkan oligohidramnion dan penutupan duktus arteriosus lebih dini yang berakibat timbul hipertensi sirkulasi kecil (hipertensi pulmonal), nefrotoksik pada fetus dan hemoragia periventrikuler (Macones et al., 2001).  

OBAT PELEGA HIDUNG TERSUMBAT (DEKONGESTAN)

Pseudoefedrin jangan diberikan pada wanita hamil trimester pertama karena dapat menimbulkan gastroschisis akibat vasokonstriksi yang dapat berpengaruh pada aliran darah ke janin (Werler et al. 1992; Smith et al., 1990). Pseudoefedrin dapat digunakan pada wanita hamil asal tidak pada trimester pertama kehamilan (Black and Hill, 2003). 

OBAT ANTI ALERGI

·        Yang dianjurkan untuk wanita hamil : Klorfeniramin dan tripenelamin (Black and Hill, 2003).

·        Difenhidramin sebagai obat batuk akibat alergi tidak dianjurkan untuk wanita hamil pada trimester pertama karena dapat menimbulkan palatoschisis (Theis and Koren, 1997). Pada dosis besar, difenhidramin dapat meningkatkan kontraksi uterus (Brost et al., 1996).   

OBAT DIARE

·        Penggunaan kaolin, pectin dan atapulgit umumnya tidak memepengaruhi kehamilan. Tetapi penggunaan kaolin jangka lama dapat menghambat absorpsi zat besi sehingga dapat menimbulkan anemia (Patterson and Staszak, 1977).

·        Loperamid pada wanita hamil trimester pertama pernah dilaporkan insidensi malformasi jantung pada janin dalam kandungan (Thein and Koren, 1997; Briggs et al, 1998) 

OBAT MAAG

·        Antasida berisi campuran antara Alumunium hidroksida dan Magnesium hidroksida. Penggunaan alumunium hidroksida jangka lama dapat menyebabkan gangguan perkembangan janin dalam kandungan tetapi beberapa ahli menilai datanya tidak valid (Gilbert-Barness et al., 1998). Sedangkan magnesium hidroksida yang mempunyai efek tokolitik tidak merugikan kehamilan (Black and Hill, 2003).

·        Obat penghambat sekresi asam lambung golongan H2 blockers seperti simetidin, ranitidine, famotidin dan nizatidin).

SKABIES

Skabies adalah penyakit kulit yang mudah menular. Orang jawa sering menyebutnya gudig. Penyebabnya adalah Sarcoptes scabei. Cara penularan penyakit ini adalah melalui kontak langsung dengan penderita atau tidak langsung melalui alat-alat yang dipakai penderita, misal : baju, handuk, dll.

Gejala klinis yang sering menyertai penderita adalah :

  • Gatal yang hebat terutama pada malam hari sebelum tidur
  • Adanya tanda : papula (bintil), pustula (bintil bernanah), ekskoriasi (bekas garukan), bekas-bekas lesi yang berwarna hitam
  • Dengan bantuan loup (kaca pembesar), bisa dilihat adanya kunikulus atau lorong di atas papula (vesikel atau plenthing/pustula)

Predileksi atau lokasi tersering adalah pada sela-sela jari tangan, bagian fleksor pergelangan tangan, siku bagian dalam, lipat ketiak bagian depan, perut bagian bawah, pantat, paha bagian dalam, daerah mammae/payudara, genital, dan pinggang.

Pada pria khas ditemukan pada penis sedangkan pada wanita di aerola mammae. Pada bayi bisa dijumpai pada daerah kepala, muka, leher, kaki dan telapaknya.

Pemariksaan adanya skabies atau Sarcoptes scabei dengan cara :

  • Melihat adanya burrow dengan kaca pembesar
  • Papula, vesikel yang dicurigai diolesi pewarna (tinta) kemudian dicuci dengan pelarutnya sehingga terlihat alur berisi tinta

Melihat adanya sarcoptes dengan cara mikroskopis, yaitu ;

  • Atap vesikelnya diambil lalu diletakkan di atas gelas obyek terus ditetesi KOH 30%, ditutup dengan gelas penutup dan diamati dengan mikroskop.
  • Papula dikorek dengan skalpel pada ujungnya kemudian diletakkan pada gelas obyek lalu ditutup dan diamati dengan mikroskop.

Pengobatan skabies yang terutama adalah menjaga kebersihan untuk membasmi skabies (mandi dengan sabun, sering ganti pakaian, cuci pakaian secara terpisah, menjemur alat-alat tidur, handuk tidak boleh dipakai bersama, dll)

Obat antiskabies yang sering dipakai adalah :

  • Preparat yang mengandung belerang
  • Emulsi benzoate benzilicus 25%
  • Gamma benzene hexachloride 0,5%-1%

New baby…

Sebuah kemajuan teknologi bidang kedokteran yang pesat di negara Wonderland, memberikan pilihan yang menggiurkan pada seorang ibu muda yang baru saja melahirkan seorang bayi yang lucu ……

fit131.gif